Progress In Social Development https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd <p>Progress in Social Development published by the Study Program of Social Development, Faculty of Social Science and Political Science Universitas Mulawarman, which is published twice a year in <strong>January and July</strong>. Articles are written in English and Bahasa Indonesia.</p> <p><a title="ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1583299326" target="_blank" rel="noopener"><strong>ISSN: 2722-2861</strong></a></p> en-US zulkifliabdullah@fisip.unmul.ac.id (Zulkifli Abdullah, S.Sos., M.Si) iantubangsa@fisip.unmul.ac.id (Ian Tubangsa) Sat, 11 Jul 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Peran Komunitas Majelis Taklim Kadipolo Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Nilai Keagamaan https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/202 <p>Majelis taklim merupakan salah satu institusi keagamaan nonformal yang memiliki peran strategis dalam membentuk kehidupan sosial masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas Majelis Taklim di Dukuh Kadipolo dalam meningkatkan pemberdayaan kehidupan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian berlangsung selama empat bulan, terhitung mulai dari bulan Maret hingga Juni 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim Kadipolo berperan sebagai agen transformasi sosial melalui penguatan nilai religius, peningkatan solidaritas sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang diajarkan tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga sebagai basis etika sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa majelis taklim memiliki kontribusi signifikan dalam pembangunan sosial berbasis agama di tingkat lokal.</p> Fitri Rosanti Copyright (c) 2026 Fitri Rosanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/202 Sat, 11 Jul 2026 19:36:47 +0700 River Cosmology, Social Capital, and Digital Memory: Social Development Strategies of The Riparian Community in Urbanizing Pontianak, West Kalimantan https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/205 <p>Riparian communities frequently hold social development assets that are underacknowledged in official policy despite experiencing growing urbanization pressures. These assets are rooted in ecological knowledge, communal solidarity, and cultural practices shaped by long interaction with river environments. This article examines how the Orang Sungai (River People) as Riparian Community in Pontianak, West Kalimantan, Indonesia, sustain community resilience through river cosmology, water-based livelihoods, and digital mnemonic practices. Using a qualitative interpretive approach based on secondary narrative analysis, documentary reading, and contextual digital traces, the article analyzes how river-related meanings, livelihood ethics, and mediated memories support communal life in an urban setting. The analysis argues that river cosmology provides a moral basis for social norms and ecological responsibility. Water-based livelihood practices are converted into economic resilience and social capital within the urban informal economy. Digital mnemonic practices help dispersed community members transmit ecological knowledge and cultural identity across generations. Together, these mechanisms form a bottom-up social development system that operates without formal institutional support. The article also identifies how state empowerment programs may weaken existing community assets through time poverty, elite capture, and participation fatigue. This article contributes to wider debates on riverine communities, local knowledge, social welfare, and participatory development under urban change in the Global South.</p> Annisa Dwi Lestari, Muhammad Maulana, Muhammad Arifin, Putri Rahmah Nur Hakim Copyright (c) 2026 Annisa Dwi Lestari, Muhammad Maulana, Muhammad Arifin, Putri Rahmah Nur Hakim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/205 Sat, 18 Jul 2026 11:43:14 +0700 Peran Komunitas Hindu Dalam Menjaga Ekosistem Gunung Pengsong Melalui Pengelolaan Lingkungan Berbasis Spiritualitas https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/203 <p>Gunung Pengsong dikenal sebagai kawasan suci umat Hindu sekaligus ruang ekologis yang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan lingkungan di Lombok Barat. Menariknya, praktik pelestarian lingkungan di kawasan ini tidak hanya dijalankan melalui kebijakan formal pemerintah, tetapi juga melalui ajaran agama dan aturan adat yang hidup di tengah komunitas Hindu setempat. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran komunitas Hindu dalam menjaga ekosistem Gunung Pengsong melalui pengelolaan lingkungan berbasis spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer berupa wawancara dengan tokoh agama Hindu, tokoh adat, dan warga yang terlibat langsung dalam aktivitas keagamaan dan sosial di kawasan Gunung Pengsong. Data juga diperoleh melalui observasi kegiatan ritual, gotong royong, serta telaah dokumen seperti awig-awig dan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menekankan pada hubungan antara praktik keagamaan, struktur adat, dan tindakan ekologis masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Hindu dengan konsep Tri Hita Karana berperan sebagai landasan etis yang membentuk kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan melindungi flora fauna, serta membatasi eksploitasi lingkungan di kawasan Gunung Pengsong. Praktik ritual, hukum adat, dan gotong royong menjadi instrumen utama pelestarian ekosistem yang dijalankan secara partisipatif. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan berbasis spiritualitas dan komunitas lokal memiliki kontribusi penting sebagai model konservasi alternatif yang berkelanjutan dan kontekstual, sehingga membuka ruang bagi penelitian lanjutan mengenai integrasi agama, adat, dan kebijakan lingkungan di wilayah lain.</p> Lalu Nauval Ahsan Thofhani Copyright (c) 2026 Lalu Nauval Ahsan Thofhani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/203 Wed, 22 Jul 2026 17:30:37 +0700 Menjembatani Desain Fisik dan Pengalaman Pengunjung: Evaluasi Berbasis Contextual Model of Learning di Museum Daerah Nusa Tenggara Timur https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/212 <p>Pergeseran paradigma museum menuntut transformasi fasilitas pasif menjadi destinasi <em>edutourism</em> interaktif yang berpusat pada pengunjung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi integrasi desain edukasi dan pengalaman wisata<em> on-site </em>di Museum Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun penting, evaluasi empiris yang mengintegrasikan desain fisik dan pengalaman belajar pengunjung pada konteks museum daerah berbasis potensi lokal masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-induktif yang mengombinasikan analisis elemen fisik, dimensi pengalaman wisatawan, serta disintesis melalui<em> The Contextual Model of Learning</em>, dengan data yang diperoleh dari tiga orang informan serta observasi lapangan yang dilaksanakan pada bulan November Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan tiga kondisi evaluatif utama yaitu: (1) Capaian Optimal pada edukasi luar ruang dan pameran makro karena pelibatan sensorik-motorik; (2) Adaptif Terbatas pada klaster mikro dan etnografi yang menyiasati keterbatasan fisik melalui pemanduan <em>peer-to-peer (human-mediated affordance)</em>; serta (3) Celah Fungsional akibat partisipasi media sosial yang sebatas <em>Active Co-Promoter</em> dan alur sirkulasi yang terputus di titik akhir tanpa fasilitas pemulihan fisiologis. Transformasi Museum Daerah NTT memerlukan penyediaan <em>Permanent Hands-On Corner </em>di Zona Etnografi, elevasi peran wisatawan menjadi <em>Digital Co-Curator,</em> serta redesain akhir rute melalui <em>Museum Café-Hub </em>guna memperpanjang<em> dwelling time. </em>Penelitian ini berkontribusi menyediakan kerangka evaluasi holistik berbasis <em>Contextual Model of Learning</em> dalam mengoptimalkan pengalaman <em>edutourism </em>di Museum Daerah Nusa Tenggara Timur.</p> Novita Restiati Ina Wea, I Gusti Agung Pradnyadari, Asti Ayuningsih Copyright (c) 2026 Novita Restiati Ina Wea, Asti Ayuningsih, I Gusti Agung Pradnyadari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/212 Thu, 30 Jul 2026 12:17:07 +0700 Program Geo Circle: Pemanfaatan Energi Panas Bumi untuk Ekonomi Sirkular https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/206 <p>Transisi energi mendorong perusahaan untuk mengembangkan praktik <em>Environmental, Social, and Governance</em> (ESG) yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Program Geo Circle (<em>Geothermal Energy and Filler for Circular Economy</em>) yang dikembangkan PT Pertamina Geothermal Energy dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular berbasis energi panas bumi. Program ini memanfaatkan energi panas bumi dan residu operasional pembangkit sebagai sumber daya untuk mendukung sistem pertanian adaptif dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis implementasi program yang didukung oleh data lingkungan, sosial, dan kelembagaan, termasuk kajian <em>Life Cycle Assessment</em> (LCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Geo Circle mampu mengurangi beban lingkungan melalui pemanfaatan kembali residu operasional, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat, serta mendorong kolaborasi multipihak yang mendukung keberlanjutan program. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi teknologi, ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat dapat memperkuat implementasi ESG sekaligus mendukung transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan. Program Geo Circle berpotensi menjadi model replikasi bagi pengembangan masyarakat di wilayah pemanfaatan energi terbarukan.</p> Edy Sudarmadi, Ryan Dwi Gustriandha, Rezal Luthfan, Tuti Rokmawati, Nurul Hidayatun Nazah Copyright (c) 2026 Edy Sudarmadi, Ryan Dwi Gustriandha, Rezal Luthfan, Tuti Rokmawati, Nurul Hidayatun Nazah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/206 Fri, 31 Jul 2026 13:47:42 +0700 Assessing The Effectiveness of Tiktok-Based Digital Marketing Communication: A Social Media Analytics Study of Consumer Engagement https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/211 <p>This research aims to assess the effectiveness of TikTok-based digital marketing communication by examining consumer engagement through a Social Media Analytics (SMA) approach. The study addresses a research gap concerning the limited use of Social Media Analytics to examine TikTok as an integrated digital marketing communication ecosystem in emerging markets. In the Industry 4.0 era, the rapid shift from text-based communication to short-form video content has transformed the way brands interact with consumers. TikTok has emerged as a dominant social media platform due to its interest-based algorithm, which enables content dissemination beyond conventional follower-based networks. This study employs a qualitative research design grounded in the perspectives of digital marketing communication and consumer engagement, this study employs a qualitative Social Media Analytics approach utilizing Social Media Analytics to analyze engagement indicators, including views, likes, comments, shares, and user-generated interactions within selected viral marketing campaigns in Indonesia. Data were collected through digital observation and discourse analysis of 36 purposively selected publicly accessible TikTok marketing videos uploaded by verified brands, business accounts, and Key Opinion Leaders (KOLs) in Indonesia between January and March 2026. The selected content met predefined inclusion criteria based on marketing relevance, audience engagement, and public accessibility.. The findings reveal that TikTok marketing communication effectiveness emerges from the interaction between algorithmic visibility, authentic storytelling, influencer credibility, and participatory audience engagement rather than from isolated promotional activities. Interactive platform features including challenges, duets, and stitches further strengthen consumer participation by encouraging user-generated communication and content diffusion.</p> Adam Bergas Prayuda, Ahmad Syuheri, Suroso, Zairil Hakim Copyright (c) 2026 Adam Bergas Prayuda, Ahmad Syuheri, Suroso, Zairil Hakim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://psd.fisip-unmul.ac.id/index.php/psd/article/view/211 Fri, 31 Jul 2026 15:59:07 +0700